×Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ocarina of Time Remake Rilis Trailer, Detail Masih Misteri

The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake Diumumkan!
The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake Diumumkan! Sumber: YouTube (@Nintendo of America)
Ringkasan Artikel
  • Nintendo umumkan remake Ocarina of Time via Nintendo Direct, trailer singkat, rilis eksklusif di Switch 2 akhir 2026.
  • Seri original rilis di Nintendo 64, GameCube, iQue; terjual 7,6 juta dan berpengaruh pada gamer 90-an.
  • Remake dinantikan: plot lintas waktu, dunia Hyrule luas, gameplay puzzle dan eksplorasi yang masih mengena.
  • Trailer singkat dan perubahan deskripsi resmi bikin misteri; spekulasi muncul soal ketiadaan fitur open world dan performa.

Ocarina of Time Remake Rilis Trailer, Detail Masih Misteri

Penikmat waralaba adventure andalan Nintendo di seluruh dunia pastinya lagi pada girang setelah mendengar kabar perilisan The Legend of Zelda: Ocarina of Time Remake nih.

Yap, judul legendaris yang kerap menjadi favorit para fans setia Zelda ini memang layak sih dapat remake. Nah buat yang penasaran detailnya bakal seperti apa, yuk mending cekidot!

Baca juga:

Serba-Serbi The Legend of Zelda: Ocarina of Time Original

Ocarina of Time remake
Link yang sedang tidur, mirip seperti opening versi originalnya. Sumber: YouTube (@Nintendo of America)

Sebelum ke pembahasan utama mengenai edisi remake-nya, ada baiknya jika VCGamers bahas dulu mengenai lineup originalnya nih. Jadi penjabarannya bisa makin lengkap.

Ocarina of Time pertama kali rilis secara ekslusif pada konsol generasi kelima dan keenam Nintendo yakni Nintendo 64, GameCube, dan iQue Player (konsol versi pasar Tiongkok).

Sebagai lineup pertama yang hadir dengan grafik 3D, boleh dikataken seri ini mendapatkan resepsi yang sangat sukses. Ini terlihat dari angka penjualan yang mencapai 7,6 juta kopi.

Dengan angka tersebut, seri ini mampu memberikannya gelar sebagai game eksklusif terlaris ketiga Nintendo 64, dan posisi keempat dari keseluruhan game yang rilis di konsol itu.

Memang pamor game ini tidak terlalu terdengar di tanah air. Tapi bagi gamer 90-an di pasar Eropa, Amerika, dan Jepang, pengaruh seri ini bagaikan GTA: San Andreas di Indonesia.

So, bagi banyak orang, keputusan Nintendo merilis versi remake-nya merupakan sebuah keputusan tepat. Ini membuka peluang bagi banyak gamer lawas untuk kembali bernostalgia.

Plot Originalnya

Ocarina of Time remake
Great Deku Tree seperti yang ada di versi originalnya kembali muncul. Sumber: YouTube (@Nintendo of America)

Pengaruh dari seri ini emang masif banget sih. Gak heran jika berbagai lineup setelahnya banyak yang mengusung narasi hasil pengembangan dari plotnya Ocarina of Time ini.

Berbeda dari lineup Zelda sebelumnya, di sini player akan merasakan setting Hyrule yang jauh lebih luas. Ini lantas menjadi muasal lore Zelda yang jauh lebih besar dan kompleks.

Beberapa lokasi ikonik yang ada di mahakarya Breath of the Wild dan Tears of the Kingdom juga hadir di sini seperti Kokiri Forest, Zora River, Lon Lon Ranch, Kakariko Village dll.

Bahkan di luar kapasitas open world yang masih sulit diadaptasi game kala itu, banyak yang percaya bahwa Ocarina of Time masih menjadi seri Zelda dengan plot paling komplikatif.

Di sini, player tidak hanya akan berkutat pada konflik antara Zelda, dan Ganondorf di satu era saja, tapi bahkan sampai lintas waktu: memainkan Link di versi anak-anak dan dewasanya.

Gameplay yang Melampaui Masanya

Ocarina of Time remake
Tampilan grafis Link yang sedang tidur dan bermimpi. Sumber: YouTube (@Nintendo of America)

Meski mayoritas game adventure di zaman itu banyak mengusung gameplay platformer, tapi “nafas” sandbox dan open world yang cukup kental juga sudah terlihat di seri Zelda ini.

Ini tidak cuma terlihat dari sistem battle realtime, namun juga keberadaan berbagai puzzle yang perlu kamu solve menggunakan basis logika yang terbilang kompleks dan rumit.

Tak hanya itu, tebing, kolam, dan berbagai jalur yang kelihatannya hanya sekedar ornamen dekorasi, ternyata dapat juga dilalui sebagai bagian dari wilayah eksplorasi dalam game.

Beberapa di antaranya hadir untuk melengkapi narasi cerita utama/side quest, namun ada juga yang merupakan secret tersembunyi. Wajar sih kalau game ini begitu membekas.

Rencana Nintendo Untuk Merilis Remake-nya

Ocarina of Time remake
Keberadaan Triforce yang menjadi puncak plotnya kembali muncul. Sumber: YouTube (@Nintendo of America)

Pada tanggal 9 Juni kemarin, melalui rilis Nintendo Direct pihak developer mengumumkan kabar mengenai seri remake kedua dari Ocarina of Time. Serunya lagi, jadwalnya di tahun ini!

Sejauh ini sih, pengumumannya baru sebatas trailer berdurasi satu menitan dan nunjukin cutscene yang terbilang amat singkat. So, belum banyak informasi yang bisa terlihat.

Selain tahun perilisannya, yang sudah khalayak ketahui hanyalah fakta bahwa game ini akan eksklusif untuk Switch 2 saja. Tak heran jika banyak kabar simpang siur mulai bermunculan.

Salah satunya mengenai time window perilisannya sendiri yang akan cocok bila muncul pada holiday season (musim liburan) – umumnya jatuh di akhir tahun tepatnya pada Black Friday.

Nintendo Meralat Deskripsi Game-nya Dan Spekulasi Liar

Ocarina of Time remake
Dicanangkan rilis pada 2026 ini. Sumber: YouTube (@Nintendo of America)

Setelah laman resmi mengenai Ocarina of Time remake mengudara, khalayak langsung saja menginspeksinya – kalau-kalau ada informasi lebih lanjut yang masih bisa terekstrak.

Dilansir dari laman nintendoeverything.com, deskripsi awal Nintendo menyatakan bahwa seri remake ini akan punya visual memukau, pembaruan desain, dan gameplay yang serupa.

Namun anehnya, Nintendo lalu meralat deskripsinya dan menghilangkan detail “teaser” itu. Ini bisa jadi spekulasi baru bagi para jurnalis, konten kreator, dan pemerhati game lainnya.

Dari penggantian deskripsi tersebut, frasa “gameplay yang serupa” menjadi salah satu fokus banyak pihak. Ini semakin terkonfirmasi lewat trailer yang juga sudah Nintendo rilis.

Menurut notebookcheck.net, kombinasi jumlah FPS dari trailer itu dan hilangnya frasa di atas, dapat mengonfirmasi bahwa Ocarina of Time remake tak akan hadir dengan fitur open world.

Ini mempertimbangkan bahwa kapasitas konsol dan engine dari Switch 2 tidak akan mampu “menggeber” game hingga resolusi 1440p dengan jumlah frame 60fps sesuai trailer itu.

Nah terlepas isu ini benar atau tidak, kita tunggu saja deh saat perilisannya kelak. So, gimana nih menurut kamu? Kalau layak untuk dimaharin, mending nabung aja deh dari sekarang!

Cuan di VCGamers

Baca juga:

Maka itulah tadi pembahasan lengkap mengenai Ocarina of Time remake. Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa share juga ke sosial mediamu dan teman yang lainnya ya!

FAQs:

1. Kapan Nintendo merilis Ocarina of Time remake?

Nintendo mengumumkan Ocarina of Time remake pada 9 Juni 2026 dan menargetkan perilisan eksklusif di konsol Switch 2 pada akhir tahun, bertepatan dengan musim liburan.

2. Apa yang membuat game ini begitu hype?

Fans menantikan edisi remake-nya karena game originalnya menjadi ikon era 90-an: menghadirkan dunia Hyrule yang luas, plot lintas waktu, dan gameplay yang melampaui masanya.

3. Bagaimana Nintendo menggambarkan seri remake ini pada awalnya?

Nintendo sempat menyebut seri remake ini akan memiliki visual memukau, desain baru, dan gameplay timeless, meski kemudian meralat deskripsi itu dari laman resmi.

4. Apa perbedaan edisi remake dengan versi original?

Sejauh ini perbedaan yang bisa terkonfirmasi adalah bahwa versi remake terbarunya akan hadir dengan grafik modern dan eksklusivitas di Switch 2, sementara versi original rilis di Nintendo 64, GameCube, dan iQue Player dengan tampilan 3D 64-bit.

5. Mengapa Ocarina of Time remake penting bagi gamer lawas?

Ocarina of Time remake memberi kesempatan gamer lawas untuk bernostalgia sekaligus mengenalkan generasi baru pada salah satu seri Zelda dengan plot paling kompleks.

Rekomendasi Produk MLBB

Artaz Gang

Artaz Gang (nama pena) adalah seorang penulis niche gaming, animanga, dan pop culture digital lainnya. Game kesukaannya seperti MLBB, waralaba Diablo, dan Minecraft.


Mau Dapat Informasi Terbaru Tentang Game?

Yuk isi email kamu di bawah!