- Grace Ashcroft, protagonis Resident Evil Requiem, analis FBI introvert; tangan gemetar ciptakan nuansa survival horror klasik.
- Tubuh Grace menyimpan antivirus langka Elpis, menjadikannya target, dan dikloning oleh Dr. Victor Gideon untuk eksperimen berbahaya.
Profil Grace Resident Evil dan Fakta-Fakta Tentangnya
Resident Evil Requiem menghadirkan protagnois baru yang langsung mencuri perhatian penggemar di seluruh dunia. Namanya Grace Resident Evil, seorang analis FBI biasa yang membawa nuansa survival horror berbeda dari pendahulunya.
Berbeda dari karakter veteran seperti Leon S. Kennedy atau Chris Redfield yang sudah sangat berpengalaman menghadapi ancaman bioweapon, Grace datang sebagai analis FBI biasa. Justru ketidakberdayaan dan kerentanan inilah yang membuat Grace terasa paling manusiawi dari semua protagonis yang pernah hadir.
Jika kamu penasaran dengan sosok Grace Ashcroft dan fakta-fakta menarik di balik karakternya, semua informasinya sudah dirangkum lengkap di sini. Mulai dari profil dasar hingga fakta-fakta mengejutkan yang bahkan penggemar lama pun mungkin belum semuanya mengetahuinya.
Baca juga:
- Cheat RE 4 PS2, Mulai Dari Senjata sampai Karakter
- RE Requiem: Cerita Baru, Leon Kennedy Kembali, Rilis 2026
- Begini Cara Pakai Cheat Resident Evil 4 PS2 y
Profil Grace Resident Evil

Grace Ashcroft adalah analis intelijen FBI berusia sekitar 22 hingga 25 tahun yang menjadi protagonis utama dalam game Resident Evil Requiem yang dirilis tahun 2026. Berbeda dari agen lapangan yang terbiasa menghadapi situasi berbahaya, Grace adalah tipikal pekerja belakang meja yang lebih nyaman bekerja dengan data.
Kepribadiannya sangat introvert dan tertutup, terutama sejak ibunya terbunuh yang membuat Grace semakin menarik diri dari semua orang di sekitarnya. Hari-harinya dihabiskan antara bekerja di kantor biro FBI dan mengurung diri di apartemen kecilnya.
Detail kecil seperti tangan yang gemetar saat memegang senjata dan animasi berlari yang amatir menciptakan ketegangan tersendiri. Pemain tidak merasa aman, sekalipun Grace sudah memegang senjata. Desain karakter yang lemah ini justru menjadi nilai utama yang menciptakan suasana semakin mencekam.
Dalam game, Grace digambarkan sebagai protagonist yang paling takut sepanjang sejarah Resident Evil karena tangannya gemetar saat memegang senjata. Desain ini disengaja oleh sutradara Koshi Nakanishi untuk mengembalikan nuansa survival horror klasik.
Fakta-Fakta Grace Resident Evil

Berikut beberapa fakta Grace di Resident Evil, salahs satunya adalah karakter penakut dan tidak pandai pegang senjata.
Darahnya Menyimpan Antivirus Bernama Elpis
Dalam cerita Resident Evil Requiem, tubuh Grace menyimpan antivirus langka bernama Elpis yang dikembangkan secara diam-diam oleh Spencer sebelum kematiannya. Antivirus ini diklaim mampu menghancurkan semua agen bioweapon yang pernah digunakan.
Keberadaan Elpis di dalam tubuh Grace inilah yang menjadikannya target dari berbagai pihak jahat dalam cerita termasuk Dr. Victor Gideon dan organisasi misterius bernama Connection. Penemuan ini juga berpotensi mengubah seluruh arah cerita franchise Resident Evil ke depannya secara dramatis.
Karakter Resident Evil Paling Penakut Sepanjang Sejarah
Grace merupakan karakter paling penakut yang pernah hadir dalam sejarah panjang franchise Resident Evil. Saat dikejar monster, Grace terlihat tersandung dan kehilangan keseimbangan yang menunjukkan betapa paniknya dia dalam menghadapi ancaman yang sama sekali di luar pengalamannya.
Animasi tangan gemetar dan lari canggung Grace justru menambah intensitas ketegangan. Pemain tetap merasa terancam meski karakter telah bersenjata. Kelemahan visual inilah yang justru menjadi senjata terbesar dalam menciptakan atmosfer horor yang mencekam.
Dijadikan Kloning oleh Villain Utama
Salah satu detail paling mengejutkan dalam Resident Evil Requiem adalah fakta bahwa Dr. Victor Gideon secara diam-diam membuat klon dari tubuh Grace di dalam fasilitas Rhodes Hill Chronic Care Center.
Klon-klon ini adalah hasil eksperimen gagal yang kemudian bermutasi menjadi makhluk berbahaya termasuk The Girl yang menjadi salah satu stalker paling menakutkan yang terus mengejar Grace sepanjang game.
Twist ini menjadikan Grace bukan sekadar korban yang dipenjara biasa melainkan bagian dari eksperimen besar yang sudah berlangsung jauh sebelum dia menginjakkan kaki di fasilitas tersebut.
Penemuan bahwa tubuhnya telah dijadikan bahan eksperimen tanpa sepengetahuannya menambahkan lapisan horor psikologis yang sangat dalam terhadap keseluruhan perjalanan karakternya.
Menyelidiki Kematian Sang Ibu Angkatnya
Grace penasaran dengan penyebab kematian sang ibu angkatnya, sehingga dia pergi ke Hotel Wrenwood sendirian. Bahkan, saat melakukan investigasi, ia masuk ke kota Raccoon yang sudah menyeramkan dan hanya sisa-sisa puing bangunan. Ia melakukan ivenstagasi secara teliti hingga menemukan fakta yang lebih berbahaya.
Hadir sebagai Skin Eksklusif di Fortnite
Popularitas Grace yang meledak setelah Resident Evil Requiem dirilis membuat Capcom langsung mengumumkan kolaborasi dengan Epic Games untuk menghadirkan skin Grace Ashcroft di Fortnite Battle Royale.
Skin ini dijual seharga 1.500 V-Bucks di Item Shop dan hanya tersedia dalam waktu terbatas sehingga banyak pemain yang bergegas membelinya sebelum item tersebut ditarik. Kehadiran Grace di Fortnite adalah pencapaian yang cukup langka bagi karakter yang baru pertama kali hadir dalam franchise.
Baca juga:
- Kode Patung Kuda dan Patung Lainnya di RE 2
- Kode Brankas di Game RE 2
- Mengenal Karakter Utama dalam Game RE Village
Itulah informasi seputar karakter Grace di Resident Evil, mulai dari profil hingga beberapa fakta dirinya. Meskipun penakut, tetapi ia selalu teliti dalam melakukan investigasi secara mendalam.
Rekomendasi Produk MLBB




















