- Suguru Geto jatuh dari penyihir berbakat jadi antagonis; menguasai Jurei Soujutsu dan Gokunoban, ancaman besar di Jujutsu Kaisen.
- Dibunuh oleh Gojo Satoru, tubuhnya kemudian jadi wadah Kenjaku, memicu Insiden Shibuya dan konflik besar.
Profil dan Fakta Tentang Suguru Geto di Jujutsu Kaisen
Suguru Geto yang awalnya menjadi salah satu penyihir paling berbakat sebelum akhirnya jatuh ke sisi paling gelap. Dari sahabat terbaik Gojo Satoru menjadi pengguna kutukan terburuk yang pernah ada.
Sugure Geto begitu menarik perhatian bukan hanya karena kekuatannya saja, tapi juga logika di balik keputusannya yang sulit untuk ditebak. Meskipun begitu, justru kompleksitas moral inilah yang menjadikan Geto salah satu karakter paling membekas dalam ingatan penggemar Jujutsu Kaisen.
Kalau kamu penasaran siapa sebenarnya Suguru Geto dan fakta apa yang tersembunyi di balik sosoknya, artikel ini akan membahasnya lebih lanjut.
Mulai dari profil hingga fakta mengejutkan yang bahkan penggemar lama pun mungkin belum semuanya mengetahuinya.
Baca juga:
- Profil dan Fakta Tentang Ryomen Sukuna di Jujutsu Kaisen
- Link Baca Manga Jujutsu Kaisen Bahasa Indonesia
- Mengenal Karakter Utahime dari Anime Jujutsu Kaisen
Siapa itu Suguru Geto?

Suguru Geto adalah salah satu dari empat penyihir jujutsu kelas khusus yang pernah ada di dunia Jujutsu Kaisen dan sekaligus antagonis utama dalam film Jujutsu Kaisen 0. Dia lahir menjalani pendidikan di SMA Jujutsu Tokyo bersama Satoru Gojo dan Shoko Ieiri di bawah bimbingan Masamichi Yaga.
Penampilannya sangat khas dengan rambut hitam panjang yang sering digelung ke atas, mata abu-abu gelap dan terlihat tenang. Di masa sekolahnya, Geto dikenal sebagai siswa paling sopan dan paling serius di antara teman-temannya.
Titik balik terbesar dalam hidupnya terjadi setelah menyaksikan kematian Riko Amanai sang Bintang Plasma di hadapan banyak orang yang justru bertepuk tangan alih-alih bersedih.
Momen itulah yang perlahan mengubah pandangannya secara fundamental hingga akhirnya dia membantai lebih dari seratus warga sipil biasa dalam satu malam.
Fakta Suguru Geto

Berikut fakta menarik tentang Geto yang layak untuk kamu ketahui lebih dalam:
Memiliki Teknik Kutukan yang Tidak Tertandingi
Teknik kutukan Geto bernama Jurei Soujutsu atau Manipulasi Kutukan memungkinkannya menyerap roh terkutuk melalui orb hitam. Ini menjadikannya penyihir dengan pertempuran paling beragam karena bisa mengeluarkan kutukan dari berbagai kelas sesuai kebutuhan.
Koleksi kutukannya termasuk dua roh terkutuk tingkat khusus yaitu Tamamo-no-Mae Incarnate dan Nue. Teknik puncaknya adalah Gokunoban yang mengumpulkan semua energi kutukan miliknya menjadi satu serangan tunggal yang destruktif.
Dibunuh oleh Sahabatnya Sendiri di Akhir JJK 0
Salah satu momen paling emosional dalam seluruh Jujutsu Kaisen adalah saat Gojo Satoru mengakhiri hidup Geto setelah pertarungan dengan Yuta Okkotsu. Gojo tidak membiarkan orang lain yang melakukannya karena baginya hanya dirinya yang berhak mengakhiri hidup sahabat terbaiknya itu.
Geto meninggal dengan senyuman di wajahnya yang secara tidak langsung menyiratkan bahwa ada bagian dari dirinya yang lega. Momen perpisahan yang sangat singkat tapi sangat berat secara emosional itu menjadi salah satu adegan yang menyentuh.
Tubuhnya Dijadikan Wadah oleh Kenjaku
Setelah kematian Geto di akhir Jujutsu Kaisen 0, sosoknya ternyata masih muncul di seri utama sebagai salah satu penggerak konflik terbesar yang terjadi di Insiden Shibuya. Kenyataannya yang muncul bukan lagi Suguru Geto yang asli melainkan Kenjaku yaitu penyihir kuno berusia ribuan tahun.
Cara paling mudah membedakan Geto asli dan Geto versi Kenjaku adalah bekas jahitan yang terlihat di keningnya setelah proses transplantasi dilakukan. Kenjaku memilih tubuh Geto secara spesifik karena teknik manipulasi kutukan miliknya adalah kunci untuk menjalankan rencana besar.
Memakai Kostum Biksu sebagai Simbol Ironi
Setelah meninggalkan SMA Jujutsu dan memulai kehidupan barunya sebagai pengguna kutukan, Geto justru memilih mengenakan kostum khas biksu Buddha. Akutami mengakui bahwa pilihan kostum ini disengaja untuk menciptakan ironi antara citra biksu yang identik dengan kedamaian dan kebaikan versus tindakan-tindakan gelap yang dilakukan Geto.
Biksu dalam tradisi Jepang sering dipandang sebagai figur yang bisa dipercaya dan dekat dengan spiritualitas. Kontras antara penampilan yang terlihat suci dan tujuan yang sepenuhnya jahat inilah yang menjadikan kehadiran Geto selalu memberikan kesan tersendiri.
Suaranya Diisi oleh Takahiro Sakurai yang Sangat Berpengalaman
Versi anime dari Suguru Geto mendapat pengisi suara yang sangat tepat yaitu Takahiro Sakurai yang sudah dikenal luas sebagai salah satu voice actor paling serbabisa di industri anime Jepang.
Sakurai sebelumnya sudah sangat dikenal lewat berbagai peran ikonik termasuk Cloud Strife dalam Final Fantasy, Zombieman dalam One Punch Man, dan Sae Itoshi dalam Blue Lock.
Baca juga:
- Privat: Domain Expansion Sukuna, Teknik Terkuat di Jujutsu Kaisen
- Privat: 10 Karakter Utama Jujutsu Kaisen yang Kuat dan Paling Penting
- 5 Fakta dan Momen Paling Epic Toge Inumaki di Jujutsu Kaisen
Meskipun pada akhirnya, Suguru Geto memilih untuk jadi lebih jahat, tapi Gojo Satoru tetap menganggap kalau Geto sebagai sahabat terbaiknya. Itulah pembahasan tentan Suguru Geto sekaligus beberapa fakta menariknya.
Rekomendasi Produk MLBB




















