Bluehole Ragu Saat Awal Pengembangan PUBG Mobile, Kenapa Tuh?

bluehole PUBG

Hola Vicigers! Investor yang berinvestasi pada game Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG Mobile) ini adalah Bluehole yang berasal dari Korea Selatan.

Kekayaan telah didulang untuk berbagai pihak karena game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile yang telah mendunia ini. Termasuk para pengembangnya, tidak hanya pemainnya.

Posisi ke-47 orang terkaya di Korea Selatan berhasil diduduki Chang Byung Gyu yang merupakan Founder & Chairman Krafton berkat game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile ini.

Sejumlah portofolio seperti TERA, PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile, dan Devilian telah dihasilkan oleh para pengembang video game dari Bluehole yang merupakan anak usaha Krafton.

Tahun 2007 merupakan tahun didirikannya Bluehole. Debut Chang sebagai orang terkaya di Korea Selatan dimulai dengan kekayaan yang hampir mencapai Rp13 triliun atau US$890 juta. Kekayaan tersebut sebagian besar didapatkan dari game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile ini.

Pada tahun 2017 mereka meluncurkan PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile. Popularitasnya pun langsung meningkat pada saat itu.

Bahkan, popularitas merek-merek lain yang dikembangkan lebih dulu seperti TERA di tahun 2011 dan Devilian di tahun 2015 dapat melampaui oleh game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile ini.

Game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile ini sendiri dapat dinikmati dan digemari para pemain karena film asal Jepang Battle Royale yang dibuat di tahun 2000 diadopsi pada game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile ini.

1

Memainkan game ini juga dapat dengan 100 orang pemain lain secara bersamaan, dan pemenangnya adalah pemain yang dapat bertahan sampai akhir. Kinerja keuangan Krafton mulai dapat dilihat hasilnya berkat game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile ini.

Pada tahun 2018 Krafton berhasil meraup pendapatan US$1 miliar, dimana mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2017 yang sempat rugi, tapi setelah itu laba bersih yang dihasilkan adalah US$220 juta. Akan tetapi, kerugian itu tidak sebanding dengan keberhasilan yang mereka dapatkan saat ini.

Alasan Keraguan Bluehole saat Hendak Investasi di PUBGM

Pada awal pengembangan dan belum sepopuler sekarang, ternyata Bluehole sebagai investor dari Korea Selatan sempat ragu.

Sang pencipta, Brendan Greene yang berkewarganegaraan asing merupakan alasannya. Selain masalah kewarganegaraan, bahasa juga menjadi salah satu penghambat dan alasan Bluehole ragu untuk berinvestasi pada game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile ini.

Kewarganegaraan Brendan Greene sendiri adalah warga negara Irlandia. Antara Bluehole dan juga pihak Greene sempat terjadi perdebatan karena mereka khawatir bahwa kerja sama meraka akan dihambat oleh dua persoalan diatas.

Bluehole beranggapan bahwa resikonya sangat besar apabila modalnya mengembangkan game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile diluncurkan dan bekerja sama dengan warga negara asing.

Akan tetapi waktu juga yang berhasil membuktikan bahwa Bluehole berhasil mengembangkan game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile bahkan sampai membuatkan anak perusahaan dengan nama Player Unknown’s Battlegrounds Corp.

Akhirnya kekhawatiran itu dibayarkan lunas dengan ketenaran game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile ini. Setiap harinya juga pemain dari game ini terus meningkat atau bertambah.

Baca Juga: Ternyata Dwi Woii Masuk Team Alter Ego!

Berapa Biaya yang Akhirnya di-Invest oleh Bluehole

Permainan berbasis mobile ini pada awalnya sulit dirancang oleh pengembang PUBG PC yaitu PUBG Corp. Akan tetapi akhirnya game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile berhasil dibuat berkat adanya kerja sama dengan perusahaan asal negeri Tiongkok yaitu Tencent Games.

Setahun kemudian, PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile sukses dirilis oleh Lightspeed dan Quantum Studio Group yang merupakan bagian developer dari Tencent.

PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile sudah dapat diakses di Google PlayStore pada Maret 2018. Hal ini berarti game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile dapat diunduh dengan gratis oleh seluruh pemain dari penjuru dunia.

Bahkan rekor jumlah pemain dan pengunduh terbanyak menurut catatan Google PlayStore di tahun 2018 berhasil dipecahkan oleh game PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile semenjak awal rilis.

Berdasarkan sumber dalam industri modal ventura, dikatakan bahwa saham Bluehole dibeli Tencent senilai lebih dari 500 miliar won atau jika diubah ke Rupiah sekitar 6,4 Triliun Rupiah.

Nah, jadi begitulah kira-kira kisah jatuh bangun dan awal mula kisah dari kehadiran PlayerUnknown’s Battlegrounds Mobile hingga bisa sebesar seperti halnya apa yang tengah ramai dimainkan para gamers saat ini.


Mau Dapat Informasi Terbaru di Dunia Web-3, Game, dan Teknologi Metaverse?

Yuk isi email kamu di bawah!