×Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Profil Singkat dan Fakta Unik Sakura Haruka di Wind Breaker

Sakura Haruka memiliki penampilan yang tidak biasa, sehingga membuatnya terbiasa dinilai dan dikucilkan oleh orang lain.
Sakura Haruka
Haruka Sakura. Source: Aniplex USA/Youtube
Ringkasan Artikel
  • Sakura Haruka: Siswi SMA Furin, Kapten Kelas 1 di Unit Vaisravana, berjuang mencapai puncak dengan kemampuan bertarung luar biasa.
  • Karakter tsundere: trauma masa kecil dan diskriminasi membentuk sikap antisosial, namun perlahan menerima teman dan melindungi komunitas Bofurin.
Penafian: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)

Profil Singkat dan Fakta Unik Sakura Haruka di Wind Breaker

Sakura Haruka merupakan seorang karakter utama dari anime berjudul Wind Breaker. 

Dia adalah siswa kelas satu di SMA Furin dan anggota Tim Tamon Bofurin, serta Kapten Kelas Satu. 

Rekomendasi Produk MLBB Termurah!

Pada awal dia diperkenalkan, dia membawa persona preman yang telah melekat padanya.

Dia bersekolah di SMA Furin, sebuah sekolah yang terkenal kasar dan dipenuhi dengan pria kuat dan preman, untuk berjuang mencapai puncak.

Namun, setelah bersekolah di SMA Furin, yang dia temukan jauh berbeda dari yang dibayangkan.

Dari situ dia mulai belajar banyak hal, termasuk cara berteman, berhubungan dengan orang lain, dan sebagainya.

Nah, untuk kamu yang menyukai karakter Sakura Haruka, berikut kami sajikan profil singkat dan fakta uniknya.

Baca juga:

Profil Singkat Sakura Haruka

Sakura Haruka
Geng Bofurin. Source: RamenRecap/YouTube

Sakura memiliki penampilan yang tidak biasa, sehingga membuatnya terbiasa dinilai dan dikucilkan oleh orang lain. Hal ini membuat sikapnya dingin pada orang lain. 

Perilaku Sakura yang menjauhkan diri terbukti sebagai mekanisme pertahanan yang ia adopsi sebagai respons terhadap diskriminasi yang terus-menerus ia alami di masa kecil karena penampilannya yang “tidak biasa”. 

Ia juga memiliki prinsip moral yang kuat dan jelas tentang siapa dan mengapa ia bertarung. 

Sakura memiliki cara bicara yang agresif, tetapi ketika tidak sedang berkelahi, ia lebih suka menyendiri. 

Ia jauh lebih nyaman menyelesaikan masalah dengan bertarung daripada melalui interaksi positif lainnya, yang membuatnya merasa canggung. 

Hal itu membuatnya digambarkan sebagai karakter “tsundere” sepanjang seri, yang kesulitan menerima bentuk kasih sayang apapun dari orang lain.

Sakura merasa tidak nyaman dan gugup ketika orang-orang menunjukkan kebaikan atau penerimaan padanya, dan meskipun ia cenderung terlibat dalam urusan yang berujung pada membantu orang lain.

Meskipun memiliki ketidakmampuan sosial, Sakura sangat sensitif terhadap romansa ketika melibatkan orang-orang di sekitarnya dan sering merasa sangat malu atau gugup ketika ia merasakan adanya interaksi romantis atau menginterpretasikan sesuatu sebagai romantis. 

Ia juga sangat takut membentuk ikatan, dan kurang percaya diri dalam hal apa pun selain kemampuan bertarungnya, karena ia berpikir bahwa seluruh nilainya terletak pada kemampuan tersebut.

Namun, setelah mengetahui bahwa Bofurin menggunakan kekuatannya untuk melindungi kota dan bahwa para preman merupakan bagian penting dari komunitas Makochi, Sakura mulai menerima ide ini dan kemudian mulai melihat teman-teman sekelasnya sebagai rekan seperjuangan.

Kehidupan Masa Lalu Sakura Haruka

Anime Wind Breaker on-going
Kehidupan Masa Lalu Sakura. Source: Official Site

Setelah Sakura lahir, ibunya meninggal dunia, memicu kebencian dan dendam dari ayahnya yang diduga telah meninggalkannya. 

Dia berpindah dari satu rumah ke rumah lain, masing-masing dipenuhi kenangan pahit dari tatapan tajam yang seolah menusuk hatinya. 

Bahkan ketika Sakura mulai bersekolah, semuanya tetap sama. Dia sering kehilangan sepatunya dan rambutnya dibasahi, yang secara jelas menunjukkan bahwa dia menjadi korban bullying karena penampilannya. 

Meskipun demikian, Sakura masih memiliki sedikit harapan dan selalu merindukan tempat di mana dia bisa merasa diterima, di mana ada orang yang benar-benar menerimanya.

Pada suatu saat, dia bertemu dengan ayahnya untuk pertama kalinya. Ayahnya menatapnya dengan mata marah saat Sakura mencoba mendekat, menyebutnya pembunuh dan bahwa ia telah membunuh ibunya sendiri. 

Sakura menyadari bahwa ia tidak punya tempat di mana pun, dan pikiran itu diperparah oleh ejekan yang ia terima karena penampilannya, membuatnya mengadopsi persona sebagai preman dan terlibat dalam perkelahian terus-menerus, mengisolasi diri dari orang lain dan menjaga jarak.

Beberapa waktu kemudian, ia pindah ke Makochi untuk bersekolah di Furin High dan naik ke puncak, dan kini tinggal sendirian di apartemen yang rusak.

Fakta Unik tentang Sakura Haruka

wind breaker season 2 (3)
Fakta Unik tentang Sakura. Source: Pinterest

Berikut beberapa fakta unik mengenai Sakura di anime Wind Breaker:

Memiliki Ciri Fisik yang Ikonik

Sakura memiliki tampilan fisik yang lumayan mencolok, yaitu dia memiliki rambut dua warna yaitu setengah hitam dan setengah putih.

Lalu sepasang mata dengan warna berbeda atau heterokromia, yaitu satu mata berwarna biru dan satu lagi kuning.

Penampilannya ini sempat membuat dia dijauhi dan dianggap aneh oleh orang-orang di sekitarnya saat masih kecil. 

Gaya Bertarungnya yang Meledak-Ledak

Sakura memiliki gaya bertarung yang agresif dan cepat. Setiap kali dia berada dalam pertarungan, dia akan tampil dengan energi yang meledak-ledak dikarenakan kepercayaan dirinya terhadap kemampuannya bisa mengalahkan semua musuh.

Gaya bertarungnya sangat ofensif, mengandalkan kecepatan, kekuatan pukulan, dan insting jalanan yang tajam. 

Sakura sering mengabaikan pertahanan dan lebih memilih menyerang habis-habisan untuk menjatuhkan lawan secepat mungkin.

Kapten Kelas 1 di Unit Vaisravana

Sakura dipercaya memegang posisi penting sebagai Kapten Kelas 1 di Unit Vaisravana, salah satu divisi utama dalam organisasi Bofurin. 

Dia ditunjuk sebagai ketua bukan tanpa alasan, melainkan karena kemampuan bertarung Haruka yang luar biasa dan auranya yang kuat membuatnya diakui oleh para senior dan rekan seangkatannya.

Unit Vaisravana adalah bagian dari struktur organisasi Bofurin yang menjalankan misi menjaga ketertiban dan melindungi wilayah SMA Furin dari gangguan luar. 

Awalnya Anti Sosial dan Individualis

Di awal cerita, Haruka Sakura digambarkan sebagai sosok yang dingin, tertutup, dan penuh ambisi mencapai puncak.

Dia tidak tertarik menjalin hubungan sosial dengan teman sekelasnya, bahkan cenderung menolak keberadaan orang lain di sekitarnya. 

Sakura selalu percaya jika satu-satunya cara untuk bertahan hidup adalah dengan mengandalkan diri sendiri.

Sikap antisosialnya ini diakibatkan lengalaman masa kecilnya yang penuh penolakan dan perlakuan diskriminatif.

Namun, seiring waktu dan interaksi dengan teman-temannya di Bofurin, seperti Hayato Suo dan Akihiko Nirei, perlahan-lahan kepribadian Samura mulai berubah dan mencair. 

Hidup Sendiri dan Penuh Kemandirian

Haruka Sakura menjalani hidupnya secara mandiri sejak usia muda. Dimana dia tinggal sendirian tanpa keluarga yang mendampingi, dan terbiasa mengurus segala kebutuhannya sendiri, mulai dari memasak, membersihkan rumah, hingga merawat luka-luka setelah bertarung.

Dab hingga saat ini, manga dan anime Wind Breaker masih belum pernah memperlihatkan secara jelas siapa orang tua Sakura, di mana mereka berada, atau apakah dia memiliki saudara. 

Dan hal itu membuatnya berbeda, dibalik kemandiriannya, tersimpan rasa sepi dan kesulitan yang jarang ia tunjukkan.

Baca juga:

Nah, itulah tadi profil dan fakta menarik Sakura Haruka dari anime Wind Breaker.

Fikri Basrizal

Seorang SEO Content Writer yang memiliki pengalaman menulis di berbagai niche, seperti Game, Tech & Gadget, Anime & Manga, dan lainnya. OTW jadi pelari kalcer kabupaten wkwk.


Mau Dapat Informasi Terbaru di Dunia Web-3, Game, dan Teknologi Metaverse?

Yuk isi email kamu di bawah!