×Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengenal Siapa itu Istaroth dan Peninggalannya di Genshin Impact

Istaroth di Genshin dikenal juga sebagai Tokoyo Ookami, dan Laimelea. Dia adalah Penguasa Waktu di antara Empat Bayangan Prinsip Surgawi .
Istaroth Genshin
Istaroth. Source: Genshin Impact
Ringkasan Artikel
  • Istaroth adalah Penguasa Waktu, dipuja di Mondstadt, Enkanomiya, dan Nod-Krai, namun hampir terlupakan di Teyvat.
  • Peran historisnya: memberikan pecahan kekuatan kepada Barbatos dan menulis ingatan dunia sebagai "angin waktu".
  • Peninggalannya terlihat di ritual Enkanomiya dan patung terkait di Inazuma, membuka misteri cerita masa depan.
Penafian: Ringkasan ini dibuat menggunakan Kecerdasan Buatan (AI)

Mengenal Siapa itu Istaroth dan Peninggalannya di Genshin Impact

Dalam cerita utama Genshin Impact, game ini berlokasi di dunia yang bernama Teyvat dan diperintah oleh tujuh Dewa atau Archon. 

Selain adanya para Archon yang mempengaruhi dunia Teyvat, ternyata masih ada karakter lain yang lebih kuat dan berpengaruh dari mereka.

Rekomendasi Produk Genshin Impact Termurah!

Dan salah satunya adalah Istaroth. Namun hingga saat ini para pemain Genshin Impact belum mengetahui keberadaannya. 

Meskipun masih sedikit hal yang bisa diketahui mengenai Istaroth di Genshin Impact, namun kami sudah merangkumkannya untukmu.

Yuk simak penjelasan berikut untuk mengetahui siapa Istaroth di Genshin Impact!

Baca juga:

Siapa Istaroth di Genshin Impact?

Istaroth Genshin
Istaroth. Source: Genshin Impact

Istaroth dikenal juga sebagai Tokoyo Ookami, dan dikenal oleh Frostmoon Scions sebagai Laimelea. Dia adalah Penguasa Waktu di antara Empat Bayangan Prinsip Surgawi .

Dia dipuja di Mondstadt, Enkanomiya, dan Nod-Krai, baik sebelum maupun bersamaan dengan munculnya Tujuh Dewa. 

Namun, pemujaan terhadap Istaroth atau bahkan pengetahuan tentang keberadaannya hampir sepenuhnya terlupakan di Teyvat, meskipun warisannya secara halus dilestarikan melalui ungkapan-ungkapan yang berkaitan dengan “angin waktu.” 

Penduduk Enkanomiya terus memujanya bahkan setelah pulau mereka tenggelam di bawah permukaan bumi, menganggapnya sebagai satu-satunya yang tidak meninggalkan mereka. 

Namun, pemujaan ini memudar setelah kemunculan Orobashi, dan menghilang sepenuhnya setelah pindah ke Pulau Watatsumi.

Di dalam dunia nyata, nama Istaroth diambil dari Astaroth, yang merupakan Adipati Agung Neraka. 

Menurut Demonic Paradise Wiki, Dewa Waktu bekerja sama dengan Barbatos, Dewa Anemo dari Mondstadt. 

Kedua dewa ini juga terkait erat dengan Baal/Beelzebul, menunjukkan hubungan kompleks antara mereka.

Penampilan Istaroth

Penampilan
Penampilan Istaroth. Source: Genshin Impact

Seperti para Shades lainnya, Istaroth memiliki penampilan seperti seorang wanita tinggi dengan kulit pucat, mata keemasan, dan rambut putih panjang yang tampak “memudar” di ujungnya. 

Iris matanya mirip dengan jam tanpa jarum, dan sebagian rambutnya disisir ke sisi kanan wajahnya dengan beberapa kepang sebagai hiasan.

Dia mengenakan gaun putih pendek dengan detail rumit yang lebih panjang di bagian belakang dan memiliki beberapa potongan di punggungnya. 

Dia juga mengenakan lengan putih terpisah yang memudar menjadi biru dan hiasan emas dengan detail rumit di dadanya.

Tak cuma itu, dia juga mengenakan sarung tangan pendek berwarna biru muda dan hiasan emas di pergelangan kakinya.

Dia tidak mengenakan alas kaki, dan melayang di atasnya, terdapat dua cincin emas besar tempat batangan emas kecil dan hiasan mirip jam tampak menggantung.

Bukti Keberadaan Istaroth di Berbagai Tempat

inazuma
Inazuma. Source. pcinvasion.com

Pada masa yang dikenal sebagai “Ketika Merpati Memegang Ranting,” Prinsip-Prinsip Surgawi turun ke dunia Teyvat dari lautan bintang.

Mereka berperang melawan Tujuh Penguasa untuk tujuan menciptakan Empat Bayangan diri mereka sendiri, salah satunya adalah Istaroth. 

40 tahun setelah kemunculan Prinsip-Prinsip Surgawi, Tujuh Penguasa dikalahkan dan tujuh bangsa tunduk pada kekuasaan mereka. Istaroth mungkin telah berkontribusi pada dunia baru yang diciptakan oleh Prinsip-Prinsip Surgawi.

Menurut Venti, Istaroth mulai menulis kisah dunia. Baginya, semua makhluk hidup sama, baik dalam nilai maupun ketidakpentingannya. Seperti gulungan kuno, dia mengukir dalam ingatannya semua orang, semua peristiwa, semua pertemuan, dan semua perpisahan.

Dia mengabadikan semua orang, semua kejadian, semua pertemuan dan semua perpisahan di dalam ingatannya.

Berikut adalah beberapa bukti keberadaannya di berbagai tempat yang ada di Genshin Impact:

Di Monstadt

Menurut ungkapan Venti di event “A Curtain Call for a Colorful Summer Night!”, Istaroth membagikan sedikit kekuatannya kepada Sang Barbatos di Thousand Winds Temple.

Sebelum sekuat sekarang, Barbatos pada awalnya hanyalah roh Anemo biasa yang tidak memiliki kekuatan. 

Saat masih berwujud roh Anemo tersebut dia secara kebetulan bertemu dengan Istaroth. 

Setelah mendengar keinginannya, Istaroth mempercayakan pecahan kekuatan dan otoritasnya kepada Barbatos.

Setelah runtuhnya Decarabian di Mondo, barulah Barbatos naik menjadi Anemo Archon. 

Di awal pembangunan ulang Mondstadt, tiga klan besar (Gunnhildr, Imunlaukr, dan Lawrence) menyembah Barbatos dan juga Istaroth. 

Pemujaannya sendiri dilakukan di tebing tinggi, kemungkinan besar di kuil Thousand Winds.

Namun, seiring berjalannya waktu, Istaroth justru terlupakan dan orang-orang percaya jika Barbatos menjadi satu-satunya dewa di Mondstadt.

Beriku beberapa penyebab hal itu terjadi:

  • Pertama, pada masa korup Aristrokrasi Mondstadt, Klan Lawrence menekan pengetahuan sejarah Mondstadt dan menghancurkan catatan serta peninggalan kuno demi menutupi kebusukan mereka.
  • Kedua, setelah jatuhnya aristokrasi, Perpustakaan Mondstadt, yang dulunya terbesar di Teyvat utara, menyusut jadi hanya seperenam ukurannya setelah peristiwa Great Fire of Fall Equinox atau kebakaran besar di Equinox pada musim gugur.

Di Inazuma

Ei percaya jika Istaroth mungkin telah membantu Makoto, dengan atau tanpa sepengetahuannya, dalam memanipulasi waktu untuk menanam Sakura Suci.

Sebabbaik dia maupun Yae Miko tidak yakin bahwa Makoto akan mampu melakukannya sendiri. 

Di Enkanomiya

Enkanomiya adalah peradaban kuno yang terletak di bawah Pulau Watatsumi yang berada di negeri Inazuma. 

Kisah Istaroth di Enkanomiya lebih mudah untuk ditelusuri karena Sebagian besar sudah disatukan dalam buku Before Sun and Moon dan The Byakuyakoku Collection.

Setelah Enkanomiya jatuh ke dalam laut, doa dan permohonan mereka tak lagi dijawab oleh Heavenly Principle maupun The Shades. 

Hanya Istaroth saja yang menanggapi mereka. Dan kekuatan Istaroth diakui sebagai salah satu elemen penting di Enkanomiya, berdampingan dengan “air” yang dimiliki Bathysmal Vishaps.

Para juru tulis di Enkanomiya tidak langsung menyebutkan “Istaroth”. Tetapi menyebutkan sebagai “Tokoyo Ookami”. 

Dan jika ingin menuliskan namanya, mereka akan menuliskannya secara terbalik. Ini merupakan bentuk rasa hormat mereka kepada sang Dewi.

Orang-orang di Enkanomiya mempraktikkan Ritual Sentou, sebuah ritual yang mampu mengusir kegelapan dari Void Realm dengan mengumpulkan cahaya dalam Bokuso Box. 

Light Realm Sigil ini digunakan untuk meningkatkan Bokuso Box tersebut yang memuat tanda pengakuan dari Tokoyo Ookami. 

Kotak dan ritual ini hanya berfungsi di Enkanomiya dan tidak bisa dibawa ke Pulau Watatsumi.

Peninggalan Istaroth dan Harapan Bagi Masa Depan

Peninggalan
Peninggalan Istaroth. Source: Genshin Impact

Peninggalan Dewa Waktu di Mondstadt dan Enkanomiya memberikan lapisan mendalam pada dunia Teyvat dalam Genshin Impact. 

Meski keberadaannya seringkali terlupakan, keterkaitannya dengan elemen anemo dan waktu masih terasa. 

Dengan adanya Statue of the Omnipresent God di Pulau Narukami menimbulkan pertanyaan baru tentang peran Dewa Waktu di Inazuma.

Sebagai game yang masih akan terus berkembang, Genshin Impact mungkin akan mengungkap lebih banyak misteri seputar Dewa Waktu ini dan peranannya dalam cerita. 

Konten-konten baru yang diperkenalkan oleh HoYoverse bisa saja akan memberi kita informasi baru yang memperluas pemahaman kita tentang sejarah dan mitologi Teyvat.

Sementara masa depannya mungkin masih misterius, para player Genshin Impact bisa berharap jika peran Dewa Waktu ini terus berkmbang seiring dengan penambahan konten baru dalam petualangan mereka di Teyvat.

Baca juga:

Nah, demikianlah pembahasan kita kali ini mengenai Istaroth di Genshin Impact.

Fikri Basrizal

Seorang SEO Content Writer yang memiliki pengalaman menulis di berbagai niche, seperti Game, Tech & Gadget, Anime & Manga, dan lainnya. OTW jadi pelari kalcer kabupaten wkwk.


Mau Dapat Informasi Terbaru di Dunia Web-3, Game, dan Teknologi Metaverse?

Yuk isi email kamu di bawah!