- Fern kalem namun overpower; penyihir muda berbakat, dewasa, disiplin, jadi Party Mom yang andal bagi Frieren dan Stark.
- Ahli Mana concealment, deteksi, dan rapalan cepat; mampu mengakhiri pertempuran dengan spell beruntun seperti Zoltraak.
- Rentan jarak dekat; bergantung pada Stark sebagai tanker dan pada tongkat sihir untuk mempertahankan rapid-fire sihirnya.
- Keterbatasan fisik, stamina dan imajinasi; sulit beradaptasi dengan sihir aneh, mudah lelah dan sering merajuk.
Kekuatan dan Kelemahan Fern dari Anime Frieren
Apabila membicarakan tentang Fern di anime Frieren: Beyond Journey’s End, ia adalah sosok yang kalem tetapi overpower.
Fern adalah murid sekaligus teman sepetualangnya Frieren di anime Frieren: Beyond Journey’s End berhasil mencuri perhatian dari sifatnya yang dewasa, tenang dan skill sihir luar biasanya.
Sejak kecil, ia sudah menjadi yatim piatu akibat perang sehingga membuatnya menjadi gadis penyihir berbakat setelah diasuh oleh Heiter dan dilatih oleh Frieren.
Seiring berjalannya cerita, kekuatannya berkembang cepat, cerdas, disiplin dan hubungannya dengan Frieren serta Stark membuatnya menjadi salah satu karakter favorit bagi penggemar.
Baca juga:
- Anime Cozy Favorit Sejuta Umat: Frieren!
- Sinopsis dan Alasan Menonton Sousou no Frieren
- Mengenal Himmel Frieren, Karakter Favorit di Sousou no Frieren
Profil Fern di Anime Frieren: Beyond Journey’s End

Fern adalah salah satu karakter Deuteragonist di anime Frieren: Beyond Journey’s End yang berperan sebagai penyihir muda (human mage), murid sekaligus rekan sepetualangnya Frieren dan Stark setelah diasuh oleh Heiter yaitu ex-member Party of Heroes.
Ia pertama kali muncul di manga Chapter #2 ‘The Priest’s Lie’ dan debut di anime ‘Frieren: Beyond Journey’s End’ di Episode #1.
Di Manga, Fern hadir di dalam Beyond Journey’s End Arc, Aura the Guillotine Arc, Travels to Äußerst Arc, First-Class Mage Exam Arc, Continued Northern Travels Arc, Divine Revolte Arc, The Golden Land Arc, Goddess’s Monument Arc, Imperial Territory Travels Arc dan Foudation Festival Arc sebagai rekan sepetualangnya Frieren dan salah satu penyihir muda (human mage) terkuat di generasinya.
Lalu di anime Frieren: Beyond Journey’s End, Fern hadir di Frieren: Beyond Journey’s End Season 1 dan Frieren: Beyond Journey’s End Season 2 sebagai anggota utama kelompok Frieren.
Sejak kecil, Fern ialah seorang anak yatim piatu yang berasal dari Southern Lands (Tanah/Wilayah Selatan).
Sebelum bertemu dengan Heiter, Fern pernah ingin bunuh diri karena putus asa, namun ia diselamatkan oleh Heiter hingga akhirnya diadopsi dan membesarkannya seperti anak sendiri.
Setelah Heiter meninggal, lalu Fern dirawat oleh Frieren hingga ia dilatih sebagai muridnya sekaligus menjadi partner petualangannya kemana-mana.
Sejak awal hingga sekarang, peran Fern tidak berubah, ia adalah seorang murid sekaligus rekan sepetualangnya Frieren dan penyihir andalan yang membantu Frieren saat pertarungan.
Saat pertama kali diperkenalkan, Fern berusia sekitar 9 tahun di Manga Chapter #2 dan 13 tahun di pertengahan Chapter #2. Setelah mengalami time skip, ia berusia 15 tahun di Chapter #3, 16 tahun di Chapter #4, 16 – 17 tahun di Chapter #6, 18 tahun di Chapter #29 dan terakhir berusia 19 – 20 tahun saat ini.
Untuk tinggi badannya pun saat diadopsi oleh Heiter berkisar 105 cm (~3′ 5″). Namun, setelah mengalami time skip tingginya bertambah hingga terakhir yaitu 162 cm (5′ 4″).
Dari segi penampilan, Fern adalah gadis muda dengan mata ungu, ekspresi flat serta rambut panjang sepinggang dan berponi. Ia mengurai rambutnya, namun sebagian diikat ke belakang.
Selama berpetualang dengan Frieren, ia seringkali menggunakan gaun putih panjang yang berkancing dengan atasan yang bergaya Victoria seperti kerah berenda-renda dan lengan yang mengembang plus menggunakan sepatu boots hitam khas penyihir.
Saat ia ulang tahun ke-16, Frieren memberinya hadiah jepitan rambut kupu-kupu padanya untuk menjepit sebagian rambut Fern kebelakang kepalanya.
Lalu saat berusia 18 tahun, Stark memberikan Fern gelang Teratai untuk digunakan pada pegelangan tangan kirinya.
Dari sisi personality-nya cukup unik, Fern memiliki sikap dewasa, disiplin dan bertanggung jawab karena berkat didikan keluarganya sejak kecil yang mampu membuatnya berperan sebagai sosok “Ibu” di dalam kelompok petualangannya.
Ia selalu mengingatkan Frieren untuk bangun pagi, menyiapkan makanan, boros, mengabaikan hal-hal kecil, membersihkan sesuatu dan ia akan sangat marah jika ada yang begadang.
Meskipun begitu, Fern mudah tersinggung (merajuk) dan sangat manja terutama saat orang lain tidak menuruti keinginannya atau sering diabaikan oleh orang-orang terdekatnya. Namun, ia bisa dibujuk dengan cara memberinya makanan atau hal-hal disukainya.
Selain itu juga, Fern adalah murid yang setia, pantang menyerah dan berusaha keras sejak kecil sehingga ia menjadi sosok yang mandiri dan akhirnya menjadi penyihir muda (human mage) terkuat.
Uniknya, di kalangan penggemar anime Frieren: Beyond Journey’s End, ia disebut sebagai “Party Mom” atau “Ibu Kelompok” karena memiliki sifat keibuan yang selalu mengurus Frieren dan Stark seperti layaknya seorang ibu yang menjaga anak-anaknya.
Kekuatan Fern

Sejak kecil, Fern sudah berbakat untuk mengontrol Mana dan membatasi kehadirannya. Ia bisa mengalahkan penyihir kuat hanya dengan menggunakan basic spells (mantra).
Ia juga lulus ujian First-Class dengan nilai tinggi bahkan belum pernah dicapai oleh penyihir lainnya. Selain itu, ia juga adalah penyihir termuda yang lulus ujian penyihir Third-Class dengan nilai tertinggi.
Di bawah ini adalah beberapa kekuatan dari Fern di anime Frieren: Beyond Journey’s End yaitu di antaranya sebagai berikut:
- Mana Concealment: Fern sangat jago dalam menyembunyikan Mana-nya, di mana skill yang sudah dimilikinya sejak kecil. Dengan ini, ia bisa menyelinap, mendekati musuhnya termasuk Iblis secara diam-diam dan bergerak sebebasnya tanpa ketahuan.
- Mana Detection: Fern juga sangat ahli dalam mendeteksi mananya dibanding karakter lainnya.
- Speelcasting Speed: Fern bisa merapal spell (mantra) dengan cepat bahkan bisa mengakhiri pertempuran lebih cepat. Selain itu, ia bisa bertahan lebih lama selama pertempuran karena mampu merapal mantra (Spell) Zltraak secara berurutan dengan cepat untuk melawan untuk mengalahkan musuh dengan serangannya.
Kelemahan Fern

Fern adalah penyihir muda (human mage) yang berbakat dengan rapalan spell (mantra) sangat cepat, namun ia memiliki kelemahan yang sama dengan penyihir muda (human mage) lainnya.
Di bawah ini adalah beberapa kelemahan dari Fern di anime Frieren: Beyond Journey’s End yaitu di antaranya sebagai berikut:
Rentan Terhadap Jarak Dekat
Fern adalah tipe penyihir muda (human mage) yang selalu mengisi backline (garis belakang). Seluruh style bertarungnya mengandalkan jarak aman untuk menembakkan sihir Zoltraak dengan cepat.
Lalu, Fern juga tidak memiliki kemampuan bela diri atau kekuatan fisik seperti menghindar atau menangkis untuk menahan benturan sehingga mudah dikalahkan oleh prajurit (warrior) atau monster kuat yang bisa mendobrak pertahanannya.
Selain itu juga, ia sangat bergantung pada Stark sebagai Tanker untuk mengecoh musuh supaya ia bisa menyerang.
Keterbatasan Fisik
Tidak seperti ras Elf atau Iblis lainnya yang memiliki daya tahan tubuh tinggi dan kapasitas fisik kuat. Namun Fern, memiliki fisik, stamina yang lemah serta fokus dan sihirnya kurang akurat sehingga membuatnya cepat lelah dalam pertarungan panjang.
Refleks fisik Fern juga masih terbilang di batas normal, ia tidak bisa berpindah tempat secara instan atau lompat tinggi untuk menghindari serangan area (AoE) yang besar tanpa magic defense.
Ketergantungan Pada Tongkat Sihir
Bagi Fern, tongkat sihirnya adalah tools utama supaya bisa fokus untuk mengarahkan energi Mana secara instan.
Seperti pada umumnya juga, efektivitas dan fokus sihir Fern akan menurun jika ia kehilangan atau terpisah dari tongkat sihirnya.
Tanpa tongkatnya, ia masih bisa memanipulasi Mana, namun Rapid-Fire atau rapalan kilatnya akan hilang.
Jika musuhnya cerdas dan bisa menyadari kemampuan Rapid-Fire (rapalan cepat)-nya, mereka akan menghancurkan atau merebut tongkat sihirnya terlebih dahulu untuk melemahkannya.
Masalah Imajinasi
Di sistem sihir Frieren: Beyond Journey’s End, imajinasi merupakan hal paling penting. Jika seorang penyihir tidak bisa membayangkan dirinya menang atau membayangkan sebuah mantra bekerja, maka sihir tersebut akan gagal.
Terlalu Kaku
Fern terlalu logis dan praktis, namun terkadang ia sulit menghadapi sihir-sihir aneh, random atau tidak masuk akal yang sering dihadapi oleh Frieren.
Bahkan ia juga sulit untuk beradaptasi dengan situasi random atau hobi-nya Frieren yang suka mengoleksi sihir tidak berguna.
Mudah Merajuk
Fern juga sering memupuk kekesalan dan merajuk saat menghadapi Stark atau Frieren saat berpetualang yang terkadang bisa membuat komunikasi menjadi efektif di kelompoknya.
Baca juga:
- 5 Daftar Anime Petualangan Paling Seru
- 10 Rekomendasi Anime yang jadi Favorit Para Wibu
- 7 Daftar Anime Halal Terbaik, Aman untuk Semua Umur
Itulah informasi tentang kekuatan dan kelemahan dari Fern di anime Frieren: Beyond Journey’s End. Jadi, gimana nih menurutmu?
Rekomendasi Produk MLBB




















