- Identitas: Kim Su-hwan atau dikenal sebagai Peyz, lahir 5 Desember 2005, posisi ADC, talenta muda paling menjanjikan.
- Karier: pernah bela Gen. G, JD Gaming, KT Rolster, lalu resmi gabung T1 akhir 2025 kontrak hingga 2028.
- Gaya bermain: agresif namun disiplin, mekanik luar biasa, aktif menciptakan tekanan sejak early game sebagai modern ADC.
- Prestasi: jadi pemain pertama Tier 1 yang mencetak 13 Pentakill di usia muda, dipandang sebagai calon legenda ADC dunia.
Profil, Karir, dan Prestasi Peyz yang Harus Kamu Ketahui
Nama Peyz semakin sering dibicarakan oleh penggemar esports, khususnya komunitas League of Legends. Pemain muda asal South Korea ini dikenal punya kemampuan mekanik luar biasa dan gaya bermain agresif yang membuatnya cepat menjadi sorotan di skena kompetitif internasional.
Buat kamu yang mengikuti perkembangan LoL esports, nama pro player ini memang layak masuk daftar pemain muda paling menjanjikan saat ini.
Selain punya skill tinggi, perjalanan kariernya juga cukup menarik karena pernah membela beberapa tim besar sebelum akhirnya bergabung dengan T1.
Also read:
- How to Appear Offline in League of Legends
- Profile and Interesting Facts About Delwyn Sukamto, Founder of AE
- Interesting Facts About Gabagtha, a Popular Esports Content Creator
Siapa Peyz?

Kim Su-hwan atau yang lebih dikenal dengan nama panggung Peyz adalah pemain profesional League of Legends asal Korea Selatan.
Ia lahir pada 5 Desember 2005 dan berposisi sebagai bot laner atau ADC (Attack Damage Carry). Meski usianya masih sangat muda, namanya sudah dianggap sebagai salah satu talenta terbaik di scene kompetitif LoL.
Popularitasnya meningkat karena kemampuan mekaniknya yang sangat tajam saat menggunakan champion ADC.
Banyak penggemar menyebut dirinya sebagai penerus generasi pemain ADC Korea yang terkenal disiplin dan konsisten. Tidak heran kalau banyak analis esports memprediksi karier dia bakal terus bersinar dalam beberapa tahun ke depan.
Profil & Karier Esports

Karier Peyz di dunia esports berkembang sangat cepat. Ia mulai dikenal publik ketika bermain bersama Gen.G. Bersama tim tersebut, dia menunjukkan performa luar biasa dan berhasil membuktikan dirinya mampu bersaing di level tertinggi kompetitif League of Legends Korea.
Setelah meninggalkan Gen.G, perjalanan kariernya berlanjut dengan memperkuat JD Gaming di China dan kemudian sempat membela KT Rolster. Pengalaman bermain di berbagai tim besar membuat kemampuan Peyz semakin matang, baik dari sisi mekanik maupun pemahaman strategi permainan.
Resmi Bergabung dengan T1
Pada akhir tahun 2025, Peyz resmi bergabung dengan T1 dengan kontrak jangka panjang hingga 2028. Kepindahan ini langsung menjadi topik besar di komunitas esports karena ia dipercaya menggantikan posisi ADC legendaris, Lee Min-hyeong.
Bergabungnya Peyz ke T1 dianggap sebagai langkah besar dalam kariernya. Banyak penggemar penasaran bagaimana chemistry dirinya dengan roster T1 lainnya.
Selain itu, tekanan bermain di organisasi sebesar T1 juga tidak kecil karena tim tersebut punya sejarah panjang sebagai salah satu organisasi esports paling sukses di dunia League of Legends.
Gaya Bermain Peyz
Salah satu alasan Peyz sangat disukai penggemar adalah gaya bermainnya yang agresif namun tetap disiplin. Ia sering masuk ke posisi berbahaya untuk menghasilkan damage besar, tetapi tetap mampu menjaga positioning dengan sangat baik saat teamfight berlangsung.
Gaya bermain seperti ini membuatnya sering disebut sebagai definisi “modern ADC”. Ia tidak hanya mengandalkan farming atau late game saja, tetapi juga aktif menciptakan tekanan sejak early game. Kemampuan membaca situasi pertarungan juga menjadi salah satu kelebihan terbesar yang membuatnya berbeda dari banyak ADC muda lainnya.
Performance

Walaupun masih muda, daftar prestasinya sudah sangat mengesankan. Salah satu pencapaian paling fenomenal adalah dirinya menjadi pemain pertama dalam sejarah kompetitif Tier 1 yang berhasil mencetak 13 Pentakill dalam usia muda.
Prestasi tersebut menunjukkan betapa konsistennya dia sebagai seorang ADC. Mendapatkan Pentakill di level kompetitif profesional bukan hal mudah karena pertandingan berjalan sangat ketat dan penuh tekanan. Namun, dia mampu melakukannya berkali-kali, sesuatu yang bahkan sulit dicapai banyak pemain veteran.
Talenta Muda Paling Bersinar di Korea
Korea Selatan memang dikenal sebagai negara dengan banyak pemain League of Legends hebat. Namun, Peyz berhasil mencuri perhatian karena mampu tampil stabil sejak usia belia.
Banyak pengamat esports menilai dirinya sebagai salah satu talenta muda paling sukses di kawasan Korea dalam beberapa tahun terakhir.
Keberhasilannya bermain di tim besar dan menghadapi lawan kelas dunia membuat reputasinya semakin kuat. Tidak sedikit fans yang percaya kalau dirinya bisa menjadi salah satu ADC terbaik sepanjang sejarah jika terus berkembang dengan konsisten.
Popularitasnya tidak hanya berasal dari skill bermainnya saja. Banyak penggemar menyukai kepribadiannya yang terlihat tenang dan fokus saat bertanding. Selain itu, gameplay miliknya juga sering menghasilkan momen-momen spektakuler yang mudah viral di media sosial.
Di sisi lain, perpindahannya ke T1 juga membuat namanya semakin dikenal secara global. Organisasi tersebut punya basis fans sangat besar, sehingga setiap pemain yang bergabung otomatis mendapat perhatian tinggi dari komunitas esports internasional.
Also read:
- When is M7 MLBB? It's over, and Aurora Gaming PH is the champion.
- Biodata and 10 Beautiful Photos of ONIC Sze
- ONIC Kairi: History of Kumar Nickname to Farewell Rumors
Peyz adalah contoh pemain muda berbakat yang berhasil berkembang cepat di dunia esports League of Legends. Dengan kemampuan mekanik luar biasa, pengalaman bermain di berbagai tim besar, serta gaya bermain agresif yang disiplin, ia menjadi salah satu ADC paling menarik untuk ditonton saat ini.
Bergabungnya Peyz dengan T1 juga membuka babak baru dalam kariernya. Jika mampu mempertahankan performa dan terus berkembang, bukan tidak mungkin ia akan menjadi salah satu legenda baru di scene kompetitif League of Legends dunia.
FAQ Tentang Peyz
Peyz adalah nama panggung dari Kim Su-hwan, pemain profesional League of Legends asal Korea Selatan yang lahir pada 5 Desember 2005.
Saat ini Peyz bermain untuk T1. Ia resmi bergabung pada akhir tahun 2025 dengan kontrak jangka panjang hingga 2028.
Peyz bermain sebagai bot laner atau ADC (Attack Damage Carry). Posisi ini bertugas memberikan damage besar kepada lawan, terutama saat teamfight berlangsung.
Sebelum bergabung dengan T1, Peyz pernah memperkuat Gen.G, JD Gaming, dan KT Rolster.
Salah satu prestasi terbesar Peyz adalah menjadi pemain pertama di kompetitif Tier 1 yang berhasil mencetak 13 Pentakill di usia yang masih sangat muda.
MLBB Product Recommendations




















