Semua Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Scrim Mobile Legends

Istilah scrim sebenarnya tidaklah eksklusif untuk game Mobile Legends saja tetapi juga ada pada game atau olahraga lainnya.
SCRIM MOBILE LEGENDS DI YOUTUBE OURA
Source: YouTube/Oura

Istilah scrim sebenarnya tidaklah eksklusif untuk game Mobile Legends saja. Namun harus diakui, bahwa melalui game MOBA yang satu inilah istilah tersebut jadi dikenali di mana-mana.

Scrim biasa digunakan oleh mereka yang gemar mengikuti kompetisi bersama squad yang sudah fix. Karenanya, keduanya menjadi suatu bagian yang tidak bisa dipisahkan. So buat Vicigers yang belum paham, yuk simak!

Baca juga: Scrim ML: Pengertian, Manfaat, dan Cara Melakukannya

Konsep Kompetitif dalam Olahraga

Kompetitif E-sport
Kompetitif E-sport. Sumber: Official Site

Supaya Vicigers bisa lebih paham mengenai konsep scrim secara keseluruhan, ada baiknya jika terlebih dahulu memahami iklim kompetitif dari suatu olahraga. Yap, ini karena e-sport juga salah satu bentuk olahraga.

Dalam iklim kompetitif, sebuah tim yang akan berlaga umumnya akan sering mengadakan latihan. Ini tidak sebatas untuk sekedar memperdalam skill individual dari masing-masing anggota tim.

Latihan juga dapat membangun kemistri tim, memahamai gaya bermain satu sama lain, membangun combo, menyamakan timing, hingga tetek-bengek lainnya yang berurusan dengan strategi dan formasi tim.

Karena itu, ketika kita berbicara pada ranah kompetitif, yang harus dikritisi tidak lagi sebatas mikro, makro, dan meso (3M) dari in-game-nya saja, tetapi juga aspek 3M dari tim-nya.

Ini yang menjadikan ranah kompetisi berada pada level yang benar-benar jauh di atas pemain “publik”. Disitulah nantinya peran dari scrim akan menjadi penting.

Baca juga: Ikuti Scrim Valorant dan VFM MLBB, Menangkan Laptop ROG di Program GamingYourWay!

Scrim dalam Skena Mobile Legends

Ilustrasi: ONIC CW di Ajang Kompetitif MPL
Ilustrasi: ONIC CW di Ajang Kompetitif MPL. Sumber: Official Site

Sekarang kita masuk ke ranah kompetitif terkhusus di MLBB. Untuk melatih skill 3M individual, ini umumnya dapat dilakukan hanya dengan party (main bareng – mabar) bersama satu squad .

Dengan begitu, musuh-musuh publik (yang umumnya juga akan dipertemukan dengan sesama party) akan menjadi lawan yang cocok untuk adu skill.

Namun ini akan berbeda jika konteks latihan yang diinginkan adalah untuk melatih 3M tim. Yang akan diadu bukan lagi hanya sekedar skill individu namun seberapa solid gameplay tim tersebut.

Untuk itulah, diperlukan lawan tanding yang juga mencari tujuan serupa. Disitulah scrim hadir sebagai sarana yang memfasilitasi kebutuhan kedua tim tersebut.

Bisa dibilang, scrim sendiri dapat didefinisikan sebagai aktivitas mempertemukan dua tim untuk ajang latihan. Dengan begitu, mereka yang tergabung bisa mengukur sejauh mana kesiapan berlaga sebagai suatu tim.

Istilah ini sebenarnya merupakan sinonim dari istilah ‘sparring’ yang biasa ditemukan pada jenis-jenis olahraga konvensional. Bedanya untuk istilah ‘scrim’, ini terkhusus untuk diranah e-sport.

Dalam pelaksanaannya, scrim sendiri umumnya dapat dilakukan dalam berbagai cara. Dari mencari secara mandiri (mencari tim lain yang ingin melakukan scrim), hingga diadakan event scrim untuk event “kopi darat”.

Baca juga: Apa itu Scrim di PUBG? Simak Pengertiannya Disini!

Asal-usul Istilah Scrim

Ilustrasi: RRQ Skylar di Ajang Kompetitif MPL
Ilustrasi: RRQ Skylar di Ajang Kompetitif MPL. Sumber: Official Site

Jika dilihat asal-usulnya, istilah ini diambil dari kata ‘scrimmage’ yang dalam Bahasa Inggris memiliki arti ‘pergumulan’ atau ‘latihan’. Mulanya, ini dipergunakan pada liga-liga olahraga mahasiswa di luar negeri.

Beberapa olahraga yang diketahui pertama kali mempopulerkannya seperti Rugby, Baseball, Basket, Hoki Es, dll. Seiring dengan tumbuhnya industri e-sport, istilah inipun akhirnya diakuisisi oleh para gamers internasional.

Walhasil, ini menjadi standar bagi iklim e-sport, alih-alih menggunakan istilah ‘sparring’ yang lebih umum digunakan di tanah air. Tak hanya itu, ini lantas juga menjelma menjadi bahasa ‘slang’ di sosial media.

Faktanya, bagi yang tidak memiliki manajemen laiknya tim besar, sosmed menjadi wadah scrim mandiri. Begitu banyak grup (WhatsApp, Facebook, dsb.) dan kanal (Discord) yang dikhususkan untuk mencari lawan scrim.

Di sana Vicigers bisa menemukan tidak hanya tim lengkap yang sudah siap scrim, tapi juga orang-orang yang masih mencari anggota. So, scrim ini bisa banget dicoba sebagai langkah awal go-kompetitif!

Baca juga: VCGamers Dukung Kompetisi PUBG Mobile dan MLBB di Ethnic Fest

Buat kalian yang ingin scrim tapi ingin beli skin biar enggak keliatan pemula banget, jangan lupa top up diamond MLBB murah dan cepat hanya di VCGamers Marketplace ya!


Mau Dapat Informasi Terbaru di Dunia Web-3, Game, dan Teknologi Metaverse?

Yuk isi email kamu di bawah!