×Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Beginner Dragon Nest M Guide: Character Class, Build, Farm Strategy

Beginner Dragon Nest M Guide adalah kerjakan misi utama (main quest) terus-menerus sampai level maksimal harian atau level 40
Server Velskud vs Geraint
Dragon Nest M: Classic – SEA. Sumber: LapakGaming
Ringkasan Artikel
  • Pilih class saat bermain Dragon Nest M: Warrior, Academic/Tinkerer, Cleric, atau Archer & Sorceress.
  • Fokus alokasi atribut dan SP pada statistik utama seperti STR, INT atau AGI serta maksimalkan skill combo.
  • Selesaikan Daily Activity 120 poin, gunakan entry Nest harian seperti Cerberus/Manticore, jual material Unbound di Auction House.
  • Prioritaskan Main Quest hingga level cap, manfaatkan FTG ke Abyss, hindari grinding asal yang boros Gold dan Reset Scroll.

Beginner Dragon Nest M Guide: Character Class, Build, Farm Strategy

Biasanya para pemain baru Dragon Nest M akan dihadapkan dengan berbagai pilihan mekanik yang menentukan jalannya progresivitas karakter. 

Sebagai game action MMORPG, pemahaman awal mengenai pemilihan role, alokasi statistik, serta pengumpulan resource sangat penting diperhatikan, agar karakter milikmu tidak tertinggal saat memasuki fase end-game.

Banyak pemula yang terjebak dengan melakukan grinding tanpa arah atau asal menaikkan skill yang berujung pada pemborosan Gold dan Reset Scroll. 

Padahal, mengoptimalkan perkembangan karakter sejak early game bisa dilakukan secara efisien tanpa harus bergantung pada transaksi top up yang berlebihan.

Nah, buat kamu yang baru mulai bermain game Dragon Nest M, berikut adalah panduan beginner tips dasar mengenai pemilihan Class, alur Build atribut, serta strategi Farm Gold paling efektif.

Baca juga:

Rekomendasi Class untuk Pemula

Beginner Dragon Nest M Guide
Beginner Dragon Nest M Guide. Sumber: Under Expert/YouTube

Memilih kelas yang tepat akan mempermudah eksperimen pertempuran di awal permainan. Di Dragon Nest M terdapat beberapa class, yaitu:

Warrior (Easy/Balanced)

Sangat direkomendasikan untuk pemula karena memiliki pertahanan yang tebal dan serangan area (AoE) yang luas. Kelas lanjutan seperti Swordmaster sangat handal untuk pembersihan monster (mob-clearing) dan PVP.

Academic / Tinkerer (Easy/Solo Friendly)

Cocok bagi pemain yang suka bermain solo. Skill summon robot (Alfredo) dapat menarik perhatian bos (aggro), sehingga kamu bisa menyerang dengan aman dari jarak jauh.

Cleric (Support/Tank)

Sangat dibutuhkan dalam party raid. Pilihan ideal jika kamu ingin berperan sebagai pelindung (Paladin) atau penyembuh tim (Priest).

Archer & Sorceress (Medium/Glass Cannon)

Menghasilkan damage tinggi dari jarak jauh, namun membutuhkan kelincahan dodge yang baik karena pertahanan fisik yang relatif tipis.

Panduan Build & Alokasi Atribut

Migrasi Server
Build & Alokasi Atribut. Sumber: Gamebrott

Fokus pada Atribut Utama Class

Sesuaikan tipe Dragon Jade dan Plate/Crest dengan statistik utama karaktermu: STR/Physical Attack untuk Warrior & Archer, INT/Magic Attack untuk Sorceress, serta AGI/Crit untuk Assassin.

Efisiensi Skill Point (SP)

Di awal permainan, utamakan mengambil skill pencipta kombinasi (combo enabler) dan skill berdurasi cooldown cepat. 

Jangan membagikan SP secara merata ke seluruh skill branch; fokuslah memaksimalkan skill utama yang paling sering kamu gunakan saat rotation.

Prioritas Dragon Jade

Pasang batu Dragon Jade sesuai atribut elemen senjata jika karaktermu menggunakan damage elemental (seperti Fire/Ice/Light/Dark), lalu lengkapi slot sisanya dengan Max HP dan Physical/Magic Defense.

Yuk mulai main Dragon Nest optimal beginner dan top up di VCGamers!

Strategi Farming Gold & Material untuk Pemula

Beginner Dragon Nest M Guide
Farming Gold & Material. Sumber: YouTube/Elkholasa Gaming

Selesaikan Daily Quest & Activity Points

Pastikan kamu menyelesaikan Daily Activity hingga menyentuh 120 poin setiap hari. Fitur ini memberikan EXP, Gold, serta kunci dada yang menjadi modal awal harian.

Rutinitas Nest & Dragon Expedition

Manfaatkan jatah entry harian/mingguan pada Cerberus atau Manticore Nest untuk mengumpulkan material crafting gear dan equipment set.

Jual Material yang Tidak Terpakai di Auction House

Simpan material berharga bertipe Unbound (seperti Forge Stone, batu Agate, atau Heraldries ber-stat bagus) lalu jual di Auction House saat harga pasar sedang tinggi untuk memanen Gold.

Manfaatkan Guild Benefit

Bergabunglah dengan Guild yang aktif untuk mendapatkan bonus EXP, Guild Feast, serta akses ke Guild Shop yang menjual bahan penguat karakter dengan harga miring.

Baca juga:

Nah, itulah tadi pembahasan kita mengenai guide untuk beginner bermain Dragon Nest M.

FaQ Tentang Beginner Dragon Nest M Guide

1. Apa yang harus dikerjakan pertama kali saat baru mulai?

Fokus Main Quest: Kerjakan misi utama (main quest) terus-menerus sampai level maksimal harian atau level 40 agar mendapat banyak EXP.
Lanjut Daily Dungeon: Jika misi utama macet karena batasan level, kerjakan Abyss Dungeon untuk EXP tambahan serta dungeon lain untuk material penting.

2. Apakah game ini ada fitur Auto-Combat?

Tidak Ada. Kamu harus mengendalikan karakter secara manual secara real-time untuk bergerak, menyerang, dan menghindar dari musuh.

3. Bagaimana cara cepat naik level saat quest utama habis?

Gunakan FTG (Fatigue): Pakai poin kelelahan atau FTG untuk masuk ke dungeon seperti Abyss atau Chaos Opening.
Selesaikan Misi Harian: Ambil daily mission dan daily activity untuk bonus material serta Goddess Teardrop.

4. Di mana cara mendapatkan gear atau equipment bagus?

Mainkan Nest: Masuk ke Minotaur Nest (level 24) atau Cerberus Nest (level 32) untuk mengumpulkan bahan crafting set langka berwarna kuning.
Manfaatkan NPC: Jika kesulitan mencari party, gunakan fitur rekrutmen cepat dengan NPC untuk bermain solo.

Fikri Basrizal

Seorang SEO Content Writer yang memiliki pengalaman menulis di berbagai niche, seperti Game, Tech & Gadget, Anime & Manga, dan lainnya. OTW jadi pelari kalcer kabupaten wkwk.


Mau Dapat Informasi Terbaru Tentang Game?

Yuk isi email kamu di bawah!