- Zelda Ocarina of Time remake diumumkan rilis eksklusif untuk Nintendo Switch 2 pada 5 November 2026, bertepatan ulang tahun ke-40.
- Grafis current-gen dengan ray tracing dan FPS tinggi membuat visual lebih mulus serta detail dibanding versi 1998.
- Gameplay diperbarui: Link bisa melompat, berenang, menyelam; kontrol disesuaikan Joy-Con; map lebih explorable dengan banyak side quest.
Zelda Ocarina of Time Remake Resmi Rilis
Setelah pertama diumumkan pada bulan Juni lalu, akhirnya Nintendo kembali ngasih update terbaru mengenai perilisan Zelda Ocarina of Time, yang mereka canangkan untuk di tahun ini!
Berita perilisannya sendiri bertepatan dengan anniversary-nya yang genap 40 tahun di 2026 ini. Nah untuk kamu fans Zelda yang juga penasaran dengan rinciannya, mending cekidot yuk!
Baca juga:
Versi Original The Legends of Zelda Ocarina of Time

Versi originalnya sendiri rilis pertama kali pada tahun 1998. Di eranya, game ini benar-benar hype karena untuk pertama kalinya Nintendo merilis seri Zelda dengan jenis grafis 3D!
Kala itu tentu ini menjadi gebrakan – sama halnya ketika dunia pertama kali melihat Breath of the Wild. Gak heran jika banyak gamers 90-an di luar yang punya kenangan manis tentangnya.
Enggak cuma di lini grafis saja, tapi bentangan map yang lebih luas, kualitas audio yang amat jernih, hingga gameplay yang sangat revolusioner – semua jadi nilai jual utama dari game ini.Â
Karena itu banyak fans Zelda yang sudah sering “berteriak” minta versi remake dari Ocarina of Time sejak lama. Dan barulah, di 2026 ini, Nintendo mewujudkan keinginan mereka itu.
The Legends of Zelda Ocarina of Time

Video rilisnya sendiri hadir pada kanal YouTube resmi sang developer yang mereka kemas sebagai Nintendo Direct khusus ulang tahun waralaba ini yang ke-40. Beberapa detail pun ikut terlihat.
Berbagai detail itu adalah perubahan terbesar dari versi originalnya, dan Nintendo canangkan sebagai nilai jual utama dari seri remake ini. Maka berikut VCGamers rangkumkan ulasannya:
Grafis current gen dan FPS tinggi

Sebagai seri first party terbaru dari waralaba Zelda, jangan heran jika kualitas grafisnya juga kekinian banget. Pemanfaatan fitur ray tracing dan juga higher FPS sudah terlihat di seri ini.
Walhasil, tampilannya jadi “mulus” batt. Mulai dari kilapan cahaya, percikan air, hingga tekstur dari berbagai material yang tampak detail – pokoknya beda deh sama seri yang sudah-sudah.
Beberapa peremajaan minor

Selain grafis, ada juga beberapa fitur peremajaan yang tak bisa dicapai oleh versi orisinilnya karena keterbatasan teknologi. Nah di seri remake ini, Nintendo tentu menyertakan itu semua.
Beberapa di antaranya seperti kamera yang bisa bergeser 360 derajat, dialog dan AI dari para NPC yang akan terasa jauh lebih natural serta humanis, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Link bisa lompat, berenang, dan menyelam

Aspek ketiga yang Nintendo pamerkan pada seri ini adalah bahwa Link bisa melompat secara manual! Entah mengapa pihak developer melihat fitur ini sebagai suatu keunggulan tersendiri.
Bahkan mereka sampai memberi cuplikan versi originalnya yang tidak bisa melompat secara manual. Dan sebagai tambahan, kali ini Link juga terlihat bisa berenang sekaligus menyelam.
Control kekinian sesuai dengan form factor dan teknologi Joy-Con

Meski Nintendo menggadang-gadang bahwa versi ini akan banyak mempertahankan vibes nostalgia dari versi originalnya, tapi urusan kontrol dan interface-nya tetap mereka sesuaikan.
Ini bertujuan agar kelancaran dalam pertarungan, pemilihan serta pemakaian barang, sistem traversal, dll., bisa jadi lebih user-friendly, ergonomis dengan Joy-Con, dan tidak terasa laggy.
Fitur Threads of Time

Karena mengacu pada versi original Ocarina of Time yang kala itu masih umum mengusung linear progression, di edisi remake ini konsep yang sama juga tetap Nintendo pertahankan.
Untuk bisa menambah imersivitas, Nintendo lantas meningkatkan fitur bernama Threads of Time yang bisa membantu player dalam melakukan tracking objektif dan progress story-nya.
Link bisa lari

Nintendo seakan memperhatikan bagaimana cara komunitas dalam menikmati mahakarya mereka. So, mereka paham bahwa player suka berguling agar Link bisa berpindah lebih cepat.
Apalagi map yang sekarang tampak jauh lebih luas. Dari sanalah akhirnya mereka pun putusin untuk kasih link kemampuan berlari. Dengan begitu, traversalnya juga jadi bisa makin gesit!
Map yang lebih explorable dan keberadaan banyak side quest

Jika teknologi versi dulu membatasi ruang gerak Link ke beberapa bagian map tertentu yang hanya sekadar tampilan dan dekorasi doang, maka limitasi ini sekarang udah gak relevan lagi.
Dengan vibes ala-ala open world seperti dua seri yang terakhir, map seri remake ini jauh lebih interaktif. Jadinya Link bisa bertualang lebih bebas dan menemukan banyak side quest baru.
Waktu yang terus beranjak dan dinamis

Di versi original, waktu akan berhenti saat Link berada di wilayah tertentu. Jika dipertahankan, tentu fitur seperti itu malah akan mengurangi keseluruhan imersivitas dari versi remake-nya.
Karena itulah, waktu akan secara natural terus mengalir. Dan makin kerennya lagi, beberapa misi akan tersedia secara spesifik di waktu-waktu tertentu saja. So harus presisi dan on-time.
Fitur Ocarina berbasis audio

Bukan Nintendo namanya kalau tidak memberikan fitur-fitur gimmick yang memadukan dunia nyata dan game. Maka di versi kali ini, mereka ingin menekankan pada fungsi mic dan audio.
Karena Joy-Con/Stick sekarang punya mic, maka player dapat menggumamkan suara untuk ngaktivin lagu (songs)! Bahkan, Nintendo sampe rilis aksesori Ocarina betulan demi fitur ini!
Tanggal Rilis dan Platform

Sekarang ke bagian paling Vicigers tunggu nih pastinya, yakni tanggal rilis serta platformnya. Dengan berbagai ulasan di atas, pastinya edisi remake ini eksklusif untuk Nintendo Switch 2.
Sedangkan tanggal perilisannya dicanangkan pada 5 November 2026 mendatang. Lantas pertanyaan yang tersisa adalah: “Apakah ini bisa menjadi pesaing GTA 6?”Â
Baca juga:
Maka itulah tadi pembahasan lengkap mengenai remake Zelda Ocarina of Time. Jika kamu rasa artikel ini bermanfaat, share juga ke sosial mediamu dan teman-teman yang lainnya ya!
FAQs:
Nintendo menghadirkan grafis current gen dengan ray tracing dan FPS tinggi. Dengan demikian, pengalaman visual terasa jauh lebih realistis dibandingkan versi 1998.
Link kini bisa melompat manual, berenang, dan menyelam. Selain itu, kontrol sudah disesuaikan dengan Joy-Con/Stick agar terasa lebih ergonomis dan responsif.
Salah satunya yakni adanya sistem Threads of Time untuk tracking progress story. Karena itu, pemain bisa lebih mudah mengikuti alur cerita tanpa kehilangan arah.
Nintendo memperbarui mekanik pertarungan dengan animasi lebih halus dan AI musuh yang lebih cerdas. Selain itu, sistem targeting terasa lebih responsif sehingga duel melawan boss menjadi lebih menantang.
Pemain baru bisa langsung menikmati cerita legendaris dengan grafis modern dan kontrol intuitif. Dengan demikian, mereka memperoleh pengalaman klasik yang relevan dengan standar game masa kini.
Rekomendasi Produk MLBB




















