- Kiriya Ubuyashiki adalah Pemimpin ke-98 Demon Slayer Corps, memimpin strategi dan pemetaan Infinity Castle hingga kekalahan Muzan Kibutsuji.
- Ia dulunya fisik lemah dan terkutuk, tetapi setelah Muzan kalah kutukan hilang, membuatnya hidup panjang dan menjadi pria tertua Jepang.
Fakta Kiriya Ubuyashiki, Sang Leader Demon Slayer Corps
Salah satu karakter laki-laki paling unik di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba adalah Kiriya Ubuyashiki.
Ia adalah leader terakhir dari Demon Slayer Corps setelah ayahnya meninggal di usia muda, ia harus mengambil alih semua tanggung jawab untuk memimpin Demon Slayer Corps dalam melawan Muzan Kibutsuji dan Twelve Kizuki.
Rekomendasi Produk MLBB















Sejak kemunculannya di Episode 4 anime hingga menjadi Pemimpin Demon Slayer Corps, ia menunjukkan sisi kuat dan rapuhnya yang dipaksa untuk berkembang cepat.
Di artikel kali ini akan membahas tentang Kiriya Ubuyashiki yang bisa kamu ketahui sekarang juga!
Baca juga:
- Mengenal Ubuyashiki, Pimpinan Hashira di Demon Slayer
- Gyomei Himejima: Profil Hashira Terkuat di Demon Slayer
- Kaigaku, Mantan Pembasmi yang Jadi Iblis di Demon Slayer
Profil Kiriya Ubuyashiki

Kiriya Ubuyashiki adalah salah satu karakter protagonis di anime atau manga Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba yang berperan sebagai Pemimpin ke-98 dari Demon Slayer Corps untuk menggantikan ayahnya.
Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba merupakan anime adaptasi manga karya Koyoharu Gotoge yang diserialisasikan di Weekly Shonen Jump by Shueisha pada 15 Februari 2016 – 18 Mei 2020 dengan jumlah 23 volume dan tayang pada 6 April 2019.
Anime ini mengisahkan perjuangan Tanjiro Kamado dan teman-temannya untuk melawan iblis terutama untuk mengalahkan King of Demons yaitu Muzan Kibutsuji.
Di cerita Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, Kiriya Ubuyashiki benar-benar berperan di akhir cerita, terutama di ‘Infinity Castle Arc’.
Ia pertama kali muncul di manga chapter 6 dan debut di anime Episode 4 dari Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba Season 1, tepatnya di Final Selection Arc.
Di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba, ia muncul di beberapa Arc penting seperti Final Selection Arc, Hashira Training Arc, Infinity Castle Arc dan Sunrise Countdown Arc.
Kiriya Ubuyashiki lahir pada 20 Juni 1915 yang debut di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba (Final Selection) pada usia 8 tahun dengan perannya sebagai Leader of Demon Slayer Corps.
Sebenarnya, ia adalah anak laki-laki satu-satunya di keluarga Ubuyashiki yang dipilih menjadi Pemimpin untuk Demon Slayer Corps ke-98.
Ia adalah anak ketiga dari lima bersaudara, semua saudara kandungnya adalah perempuan. Saat ia mengambil alih menjadi pemimpi Demon Slayer Corps berusia 8 tahun, bisa dibilang masih kanak-kanak tetapi harus membawa tanggung jawab besar keluarganya.
Saat ia lahir, tubuhnya lemah sehingga harus didorong keras supaya lebih cepat dewasa karena keluarga Ubuyashiki memiliki kutukan ‘Usia Pendek’ akibat hubungan dengan Muzan Kibutsuji.
Kiriya pada awalnya tampil seperti seorang perempuan dengan rambut bob dan menggunakan kimono ungu serta headpiece bunga wisteria.
Ia memiliki kulit putih pucat, bermata ungu besar dan style rambut di bob dengan poni di dahi yang menutupi alisnya seperti saudara perempuannya.
Dikarenakan dibesarkan sebagai perempuan, ia memiliki penampilan yang feminine saat pertama kali muncul termasuk rambut di bob, bibir menggunakan lipstick, menggunakan kimono dan headpiece-nya.
Saat ujian Final Selection, ia menggunakan kimono uchikake ungu dengan motif Bungan dan obi hijau, menggunakan obiage putih dan obijime indigo, juban putih di bawahnya dan kepalanya menggunakan headpiece.
Tetapi saat ayahnya (Kagaya Ubuyashiki) meninggal pas saat menjabat menjadi Pemimpin ke-98 Demon Slayer Corps, ia berhenti berpenampilan feminin seperti perempuan. Ia menggunakan kimono hitam dengan haori putih panjang, membelah poninya dan menggunakan gaya rambut yang sama seperti leluhurnya.
Di ending cerita, ia masih hidup hingga saat ini dan menjadi pria tertua di Jepang. Ia masih menggunakan pakaian yang sama saat pertama kali menjabat sebagai Pemimpin Demon Slayer Corps, memiliki kerutan dan bertubuh kecil.
Persoanlity-nya sangat sopan, kompeten, konsisten dan tenang. Saat menjadi Pemimpin Demon Slayer Corps, ia memiliki jiwa leadership, percaya diri, kuat mental dan emosional.
Di Infinity Castle Arc, ia menjadi ide strategis untuk membangun struktur kastil yang terus berubah, mengatur semua informasi intel tentang lokasi Hashira, iblis dan pergerakan timnya.
Namun, Kiriya Ubuyashiki hanya cerdas merancang strategi dan emosi daripada menggunakan pedang.
Ia juga pernah merasa down saat rencananya menjadi bencana setelah Muzan Kibutsuji bisa lolos dari jebakan bahkan ia sempat berhenti memberikan perintah karena merasa semuanya sia-sia.
Namun, karena motivasi dari saudara perempuanya, ia menjadi bangkit dan kembali bertanggung jawab lagi hingga akhir pertempuran.
Ia menjadi Pemimpin ke-98 Demon Slayer Corps setelah ayahnya (Kagaya Ubuyashiki) meninggal saat perang tersebut sehingga ialah yang harus mewarisi posisi kepala keluarga dari keluarga Ubuyashiki sekaligus menjadi Pemimpin tertinggi Demon Slayer di pertarungan akhir melawan Muzan Kibutsuji.
Setelah Muzan Kibutsuji kalah, Kiriya Ubuyashiki masih hidup di masa depan, ia tumbuh menjadi pria tertua di Jepang karena kutukan keluaganya dipatahkan olehnya.
Kelebihan Kiriya

Di bawah ini adalah beberapa Kelebihan Kiriya Ubuyashiki di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba yang harus kamu ketahui yaitu di antaranya sebagai berikut:
- Extraordinary Memory: Ia dan saudara perempuannya mampu memetakan dan hafal Infinity Castle yang selalu berubah-ubah, menciptakan peta akurat dan membimbing Hashira supaya bisa melewatinya.
- Foresight: Ia mirip dengan ayahnya (Kagaya Ubuyashiki) dan leluhurnya, ia memiliki insting tinggi, bisa menebak dan hipotesis akurat yang terbukti benar.
- Leadership: Ia memiliki jiwa kepemimpinan dan mampu membimbing ke Corps ke area pertempuran meskipun masih kecil. Ia mampu mengambil alih struktur Demon Slayer Corps dan membantu Hashira hingga membimbing ke area pertampuran.
- Long Life: Laki-laki di keluarga Ubuyashiki akan dikutik dengan penyakit misterius hingga menyebabkan meninggal dunia di usia 30 puluhan. Namun setelah Muzan Kibutsuji meninggal karena kalah, kutukan tersebut tercabut. Hingga akhirnya, Kiriya Ubuyashiki berumur panjang dan masih hidup hidup lebih dari 100 tahun bahkan menjadi pria tertua di Jepang.
Kelemahan Kiriya

Di bawah ini adalah beberapa kelemahan Kiriya Ubuyashiki di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba yang harus kamu ketahui yaitu di antaranya sebagai berikut:
Fisiknya Lemah
Saat berusia 8 tahun, ia langsung ditunjuk menjadi Pemimpin Demon Slayer Corps dengan tubung mungil, kurus dan kulit putih karena belum pernah latihan fisik seperti Hashira lain.
Meskipun begitu, ia sangat cerdas dan berjiwa leadership yang tinggi, ia tidak memiliki stamina dan kekuatan fisik untuk bertarung sehingga ia memang jarang turun langsung ke pertempuran.
Kutukan Keluarga Ubuyashiki
Kutukan keluarga Ubuyashiki yang diwariskan ke setiap generasi membuat tubuh anggota keluarganya mudah rapuh dan berusia pendek.
Jadi, kutukan ini akibat hubungan darah mereka dengan Muzan Kibutsuji yang membuat semua anak laki-laki di keluarga Ubuyashiki tidak akan hidup lama dan memiliki kondisi fisik lemah sejak lahir.
Oleh karena itu, Kagaya Ubuyashiki sang ayahnya sudah sakit hingga tidak bisa bergerak saat perang melawan Demon.
Hal ini menunjukkan beban yang bisa mempengaruhi Kiriya Ubuyashiki karena garis darahnya.
Trauma dan Rasa Takut
Sebagai anak yang harus menghadapi kematian ayah dan langsung memimpin Demon Slayer Corps, ia memiliki trauma berat dan rasa takut.
Saat rencana besarnya gagal dan banyak Demon mati setelah Muzan Kibutsuji lolos dari jebakan Infinity Castle, ia sempat menghentikan perintah karena merasa semua percuma.
Hal inilah yang menunjukkan besarnya tekanan pesikologis yang dialaminya saat usianya masih kanak-kanak.
Tidak Berpengalaman Dalam Tempur
Ia tidak memiliki pengalaman tempur secara langsung, sejak kecil memang tidak dilatih untuk melawan Demon dengan pedang atau teknik pernafasan.
Perannya hanya memberikan ide strategis, membantu kebutuhan logistis dan kartografi di Infinity Castle karena sesuai dengan skillnya.
Tetapi saat ia harus bertarung melawan Demon di garda depan, ia tidak bisa bekerja sendirian dan harus mengandalkan tim karena ia memang tidak memiliki pengalaman untuk itu.
Beban Psikologis Saat Masih Muda
Berkat pemikirannya yang bisa mengatur strategi, tetapi ia pun harus memikirkan keselamatan Hashira-nya dan strategi baik untuk melawan Muzan Kibutsuji.
Padahal ia hanyalan anak kecil yang baru saja kehilangan ayahnya dan langsung dibebani untuk mengatur semuanya yang membuatnya stress, takut salah ambil keputusan dan merasa gagal.
Tergantung ke Struktur Demon Slayer Corps
Ia tidak bisa menjalani semuanya sendirian, ia membutuhkan Kasugai Crows untuk berkomunikasi, Hashira dan Kakushi untuk eksekusi perintah dan saudara perempuannya untuk mapping Infinity Castle.
Tanpa sistem organisasi yang rapi, ia akan kebingungan sendiri karena ia tidak dilatih sebagai petarung, tetapi sebagai leader organisasi.
Fakta Menarik Kiriya

Di bawah ini adalah beberapa fakta menarik Kiriya Ubuyashiki di Demon Slayer: Kimetsu no Yaiba yang harus kamu ketahui yaitu di antaranya sebagai berikut:
Satu-satunya Anak Laki-Laki di Ubuyashiki Family
Kiriya Ubuyashiki adalah anak ketiga dari lima bersaudara, tetapi ia anak laki-laki satu-satunya di keluarga Ubuyashiki.
Dikarenakan ia laki-laki, secara otomatis menjadi penerus garis keturunan dan calon leader Demon Slayer Corps yang harus menjalani misi besar untuk mengalah kan Muzan Kibutsuji dan iblisnya.
Hal inilah yang membuat posisinya lebih Istimewa di sejarah keluarga Ubuyashiki dibandingkan dengan saudara perempuannya.
Dibesarkan Sebagai Perempuan Saat Kecil
Ia dibesarkan dan penampilannya seperti perempuan, dengan menggunakan kimono ungu, bibir menggunakan lipstick dan headpiece di kepalanya.
Hal ini dilakukan karena orang tuanya ingin lebih melindunginya karena ia adalah anak laki-laki satu-satunya di keluarganya yang menjadi target Muzan Kibutsuji untuk dikutuk.
Jadi, ia berpenampilan feminin seperti ini sejak ia pertama kali menjadi Pemimpin Demon Slayer Corps yang berusia 8 tahun hingga 13 tahun.
Penerus Klan Termuda dan Komandan Terakhir
Setelah ayahnya tewas saat melawan Muzan Kibutsuji di Infinity Castle, ia menjadi kepala keluarga dan Pemimpin Demon Slayer yang masih berusia 8 tahun.
Ia mengubah penampilan menjadi manly, saat ia akan membantu tim Hashira menghadapi Demon di Infinity Castle.
Selamat dari Kutukan
Keluarganya memiliki kutukan genetik, terutama ke laki-laki yang akan sakit-sakitan dan mati muda di usia 30 tahun karena masih berkaitan dengan Muzan Kibutsuji sang Original Demon.
Saat Muzan Kibutsuji dikalahkan, kutukan tersebut menghilang dan ia menjadi pria yang berusia panjang di Jepang.
Menjadi Pria Tertua di Jepang
Kiriya Ubuyashiki tidak hanya hidup lama, tetapi ia menjadi pria tertua di Jepang setelah cerita Demon Slayer berkahir.
Usianya sudah mencapai 100 tahun karena ia sudah terbebas dari kutukan Muzan Kibutsuji.
Memimpin Corps di Pertempuran Infinity Castle
Di Infinity Castle Arc terutama saat ayahnya mati, ia langsung mengontrol penuh sebagai pemimpin ke-98 Demon Slayer Corps.
Meskipun dibentuk bukan sebagai petarung, tetapi ia ahli dalam merancang strategi, pemetaan kastil dan berkoordinasi dengan Hashira supaya tim-nya bisa menyerang Upper Rank Demon dan Muzan Kibutsuji.
Membubarkan Demon Slayer
Saat berhasil semua iblis musnah, akhirnya perang berakhir. Sebagai pemimpin terakhir dan penerus keluarga Ubuyashiki, ia resmi membubarkan Demon Slayer Corps karena misi telah selesai yaitu menghilangkan ancaman Demon selamanya.
Baca juga:
- 16 Fakta Menarik Tamayo Demon Slayer
- Fakta Menarik Mengenai Muzan di Demon Slayer
- Hantengu Demon Slayer: Menguak Ketakutan Iblis Bulan Atas 4!
Nah, itulah informasi tentang Kiriya Ubuyashiki yang sudah kamu ketahui. Gimana nih menurutmu?
